Universitas AKI

News and Events

20 March 2014 By In News and Event

Program entrepreneur mahasiswa di Fakultas Ekonomi, merupakan program yang bertujuan untuk mencetak generasi entrepreneur yang dapat menciptakan usaha secara mandiri, berdikari dan berwawasan usaha yang baik. Melalui program entrepreneur , mahasiswa dapat memulai berwirausaha saat mereka aktif menjalankan rutinitasnya sebagai mahasiswa. Fakultas Ekonomi mulai tahun 2013 menerapkan kurikulum berbasis bisnis dan teknologi yang didalamnya mengharuskan mahasiswa untuk melakukan praktek wirausaha dengan memanfaatkan teknologi untuk memasarkan usahanya. Mahasiswa Fakultas Ekonomi sangat antusias dengan adanya kegiatan praktek wirausaha apalagi sebelumnya mereka sudah dibekali mata kuliah kewirausahaan dan teknologi kewirausahaan. Ada sebagian mahasiswa  yang sebelumnya sudah memulai usahanya sejak awal kuliah sehingga pada saat melakukan praktek wirausaha mereka tinggal melanjutkan dan mengembangkan usahanya dengan bimbingan dan arahan dari dosen pembimbing mereka.

 

Dalam menjalankan usahanya mahasiswa diarahkan untuk memanfaatkan teknologi internet untuk memasarkan usahanya dengan fasilitas dan prasarana yang dimiliki oleh Universitas  AKI seperti WIFI dan lab komputer . Mahasiswa sangat terbantu dalam pemanfaatan teknologi guna memperlancar program entrepreneur yang mereka ikuti. Setelah mendapatkan masukan dan arahan dari dosen pembimbing usaha mereka semakin berkembang bahkan diantaranya sukses menjadi entrepreneur dan menjadikan entrepreneur sebagai profesi mereka. Kesuksesan entrepreneur muda dapat dijadikan sebagai bukti, bahwa mahasiswa pun dapat sukses dengan bisnisnya. Tentukan bisnis Anda sekarang dan salam sukses.

15 August 2013 By In News and Event

Baru-baru ini Universitas AKI mengadakan acara studi wisata ke Bali. Studi wisata ini dilakukan tanggal 2 – 6 Juni 2013, diikuti oleh 126 mahasiswa ( 54 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer, 38 mahasiswa dari FakultasEkonomi, 16 mahasiswa dari Fakultas Bahasa, dan 18 mahasiswa dari fakultas Psikologi). Fokus studi wisata ini adalah kunjungan ke PT Angga Cahaya Dewata. Pemilik perusahaan ini adalah Bapak Agung Darmayuda.

BapakAgungDarmayuda hingga kini hampir 20 tahun mengabdi sebagai PNS di Dinas Perindustrian dan  Perdagangan Kaupaten Denpasar. Dalam mengabdikan dirinya kepada pemerintah yang notabene juga kepada masyarakat dengan tanpa pamrih yang berlebih, seperti mengejar jabatan misalnya. Beliau tidak pernah mengejar karier. Selepas tugas kantornya, semua waktu beliau curahkan kepada usaha istrinya agar bisa terus berkembang. Bermula dari koveksi berkembang ke pusat oleh-oleh dengan label Dewata Pusat Oleh-Oleh Khas Bali yang beralamat di  Jl.By Pass Ngurah Ray 53 Tohpati, Sanur Bali.  Jika kebanyakan orang mengejar karier untuk menduduki jabatan tertentu, beliau justru sebaliknya. Jika mendapat jabatan beliau justru  khawatir tugasnya akan terbengkalai.“Dengan menjadi staf, setelah menyelesaikan tugas kantor saya bisa dengan leluasa membantu istri” ujarnya. Sebagai staf Disperindag beliau juga sering melaksanakan program sosialisasi untuk pengembangan produksi rumahan atau home industri.  Pak Yuda sering mengumpulkan para pengrajin di Kabupaten Denpasar untuk dibina agar memiliki hasil karya yang memiliki nilai jual. Selain itu dalam rangka menciptakan daya tarik kekhasan Bali,  pengrajin ini juga diberi pembinaan termasuk dalam hal pemasarannya.

   

 Sebagian hasil karyanya ia tampung di Dewata Pusat Oleh-leh Khas Bali, sehingga amat sinergi dengan tugas yang diembannya. Untuk hasil karya kerajinan merupakan produk anggota pengrajin binaannya. Sedang untuk kaos mutlak hasil  produk Dewata sendiri. Mulai dari desain, sablon, border hingga jahit semua dikerjakan sendiri dengan melibatkan karyawan ratusan orang. Selain itu,  Dewata juga menjual-bahan baku untuk berbagai keperluan konveksi sehingga memudahkan para pedagang mendapatkan bahan baku produknya.

“Pengusaha konveksi di Bali juga banyak yang membeli bahan-bahannya kepada kami,” ujar Pak Yuda. Menurutnya, di Bali hingga saat ini belum ada industri besar sehingga memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menciptakan rumahnya sebagai home industri. Bagi Agung Darmayuda bersama sang istri Kadek Imawati, dalam menjalin usaha itu berpegang pada komitmen untuk mendapatkan kepercayaan sekaligus mengembangkan persaudaraan.

Menurutnya, semua orang membutuhkan uang sebanyak-banyaknya dan selalu merasa kekurangan. Namun persaudaraan itu lebih mahal dibanding uang. Beliau berprinsip bahwa saudara merupakan sumber uang. Jadi,  menciptakan persaudaraan sebanyak-banyaknya sama dengan menciptakan sumber uang yang banyak pula.

  

 Acara kunjungan di PT Angga Cahaya Dewata ini diakhiri dengan serah terima kenang-kenangan antara Universitas AKI yang diwakili oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Luthfi Nurcholis dengan pimpinan perusahaan PT Angga Cahaya Dewata Bapak Agung Darmayuda.

 

02 July 2013 By In News and Event

Pada tanggal 21 April 2013 bertepatan dengan peringatan hari Kartini 2013, didirikanlah Omah Pintar Madani  di wilayah RW 2 Lamper Krajan Kelurahan Lamper Lor Kecamatan Semarang  Selatan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian orang tua, tokoh masyarakat, serta kalangan pendidik yang menaruh perhatian besar atas pendidikan anak-anak. Komunitas ini merupakan sarana untuk mendorong minat belajar khususnya bagi anak-anak yang akan dilakukan secara berkelanjutan dengan penyediaan sarana dan fasilitas yang memadai diantaranya taman bacaan bagi anak-anak melalui buku, alat peraga, maupun media audio visual.   

Pembukaan Omah Pintar Madani  diawali dengan pelaksanaan lomba bagi anak-anak di lingkungan RW 2 Lamper Krajan, diantaranya lomba mewarnai, menggambar, serta kreatifitas dari limbah daur ulang yang diselenggarakan pada tanggal 19-21 April 2013. Pada tanggal 21 April 2013 dilakukan dialog interaktif mengenai perkembangan pembelajaran bagi anak usia dini yang disampaikan oleh Dokter Hj. Rihadini SpKj, psikolog  dari Universitas Katolik Soegijapranata. Berikutnya dipaparkan mengenai model pembelajaran bahasa Inggris interaktif yang disampaikan oleh Indah Arvianti, S.S.,M.Hum, dosen bahasa Inggris dari Universitas AKI yang pada komunitas ini berperan sebagai tim pendamping dan dewan pakar pendidikan.

Kegiatan rutin Omah Pintar Madani dilaksanakan secara berkesinambungan pada hari Jumat dan Sabtu sore, serta Minggu pagi. Kegiatan tersebut diantara adalah pengajaran bahasa Inggris dengan metode pengajaran yang interaktif serta kreasi dari limbah dengan didukung oleh tenaga pendidik dari berbagai kalangan, salah satunya adalah Indah Arvianti,S.S.,M.Hum, dosen Universitas AKI yang peduli dan berupaya ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dengan metode belajar dengan suasana yang menyenangkan sambil bermain serta pengenalan tentang lingkungan hidup dan membangun perilaku akhlak yang mulia.

 

Pelaksanaan lomba mengambar, mewarnai, serta kreatifitas limbah daur ulang

 

Pelaksanaan lomba diselingi pembelajaran bahasa Inggris

  

Metode pembelajaran bahasa Inggris  interaktif oleh Indah Arvianti,S.S.,M.Hum

  

Kegiatan kreatifitas papercraft beserta hasil kreasi dipandu oleh Indah Arvianti,S.S.,M.Hum

 

02 July 2013 By In News and Event

     Pada hari Rabu, tanggal 12 Juni 2013 Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Unaki menyelenggarakan pertemuan dalam rangka membahas kurikulum yang akan diterapkan pada tahun ajaran baru 2013/2014. Pertemuan tersebut dihadiri oleh segenap dosen FBS dengan mendatangkan stake holder/pengguna alumni sebagai pihak yang dimintai masukan mengenai kualitas lulusan mahasiswa FBS Unaki. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai rencana kurikulum baru yang akan diterapkan pada tahun ajaran depan dimana program studi Sastra Inggris FBS Unaki akan menerapkan proses belajar mengajar berbasis teknologi dan bisnis. Selain merevisi beberapa mata kuliah dalam hal jumlah SKS, kurikulum baru juga akan menambah mata kuliah yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pasar dan stake holder dengan basis teknologi dan bisnis. 

    Dengan kurikulum baru Program Studi  Sastra Inggris yang disusun terintegrasi antara kemampuan berbahasa, teknologi informasi, dan entrepreneuship maka diharapkan menghasilkan mahasiswa siap kerja dengan multikompetensi di bidang  bahasa asing,  teknologi informasi, dan bisnis  serta mampu bersaing dalam dunia global. Untuk mencapai hal tersebut, maka diupayakan hal-hal sebagai  berikut:

  1. Menerapkan kurikulum ketrampilan dan keahlian yang menempa anak didik untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang mahir ditunjang dengan bahasa asing pilihan yang lain seperti bahasa Jepang atau bahasa Mandarin dengan metode pembelajaran berbasis teknologi, yaitu program belajar mengajar berupa video email, broadcast, dan tele conference.
  2. Selain proses belajar mengajar berbasis teknologi, kurikulum FBS juga menyiapkan mahasiswa memiliki kemampuan IPTEK, dengan adanya pemberian materi pemrograman web dan flash sehingga mahasiswa pada akhirnya mampu membuat pembelajaran bahasa Inggris interaktif.
  3. Selain kurikulum berbasis teknologi diterapkan juga kurikulum berbasis bisnis, yaitu materi entrepreneurhip dan pengembangan bisnis dimana mahasiswa diajarkan agar dapat membuka usaha sendiri/berwirausaha ditunjang dengan kemampuan teknologi, yaitu pemberian materi web E-commerce. 
  4. Sebagai penunjang kurikulum, selain yang telah disebutkan diatas,  mahasiswa juga diwajibkan untuk mengikuti 4 sertifikat, yaitu
    • TOEFL
    • Web E-commerce
    • Media Presentasi
    • Flash Interaktif  

     Dari pembahasan tersebut akan terdapat tindak lanjut berikutnya tentang perubahasan kurikulum baru tersebut yang rencananya akan menghadirkan pakar dalam bidang bahasa Inggris, teknologi, maupun bisnis.