Universitas AKI

News and Events

26 September 2016 By In News and Event

Semarang, Fakultas Ilmu Komputer UNAKI  baru-baru ini mengadakan seminar “Virtualisasi Teknologi Masa Kini dan Masa Depan. Seminar ini terselenggara atas kerjasama Fakultas Ilmu Komputer, UKM IT Club UNAKI dan Java Valley Semarang. Acara  bertempat  di Hall Universitas AKI jalan Imam Bonjol  15-17 Semarang. Peserta seminar bukan hanya mahasiswa UNAKI tapi juga para siswa SMA dan SMK di Semarang, yang mendapat apresiasi dari sekolah-sekolah tersebut.
 “Acara ini bertujuan untuk menambah wawasan dan semangat bagi generasi muda untuk mampu memanfaatkan teknologi bahkan mengembangkan dan membuat perubahan yang untuk dunia secara global.” ujar ketua panitia pelaksana sekaligus ketua UKM IT Club, Priskila Eka Kurniawati.
Seminar yang dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer UNAKI, Dr. Harries A Ismail, M.M., M.Kom

mengharapkan acara ini mampu membuat para generasi muda paham virtualisasikan teknologi di masa kini dan untuk masa depan, tetapi juga mampu menciptakan suatu terapan yang berguna di masa mendatang khususnya dibidang IT.
“Virtual merupakan sesuatu yang semu yang tidak bisa di rasakan dengan indra kita tetapi kita mampu betul-betul merasakan lingkungan yang dilihat dengan menggunakan alat virtualisasi.” Ujar Albert santoso, M.Kom selaku dosen Fakultas Ilmu Komputer UNAKI sekaligus pembicara dalam seminar tersebut.
Albert juga menjelaskan tentang Virtual Reality. Virtual Reality atau yang sering dikenal dengan VR akan sangat bermanfaat untuk perusahaan yang bergerak dibidang teknologi informasi maupun yang bergerak bukan di bidang teknologi informasi karena tetap saja perusahaan tersebut menggunakan teknologi informasi sebagai sarana untuk memajukan usahanya. Sebagai pelengkap dalam seminar Albert juga menampilkan beberapa video teknologi yang menggunakan virtualisasi.
Berbagai masalah akan muncul dalam suatu organisasi, entah itu masalah kecil atau besar akan berpengaruh dalam kinerja organisasi. Solusi atau jalan keluar sangat di butuhkan untuk masalah tersebut. Apalagi di masa sekarang semua organisasi atau perusahaan di tuntut untuk meminimalkan masalah-masalah yang terjadi di organisasinya. “Masalah dapat diidentifikasi dengan 3 (tiga)  hal yaitu Infrastruktur IT, Virtualisasi sebagai agen perubah yang potensial, dan Studi kasus” kata Sinta Tridian Galih, S.T., M.Kom selaku pembicara dalam seminar dan juga dosen Fakultas Ilmu Komputer UNAKI.

Infrastruktur IT Merupakan kondisi IT dari sisi hardware software dan layanan-layanan penunjang. Dalam kondisi infrastruktur IT saat ini secara fisik jumlah server ada 38 juta, meningkat sampai 700% dalam 15 tahun. Sinta juga juga menambahkan jika teknologi virtualisasi server telah memasuki arus utama data centers. Dalam seminar tersebut Sinta juga menyimpulkan penggunaan virtualisasi bagi perusahaan atau organisasi sangatlah penting.
“Virtualisasi bisa diartikan bagaimana kita bisa menjalankan lebih dari dua Operating System di dalam computer” kata salah satu wakil dari tim Java Valley semarang, Herwin Sinaga.
Dalam seminar tersebut Herwin Sinaga juga mempraktekkan beberapa cara untuk memvisualisasikan program menggunakan software. Herwin dari Java Valley juga menjelaskan tentang cloud computing dan berbagai jenis layanan pendukungnya.

26 September 2018 By In News and Event

Belum lama ini, Universitas AKI melalui UKM PMK mengadakan kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kaca mata gratis untuk warga sekitar kampus di Jl. Imam Bonjol No. 15-17  Semarang. UKM PMK bekerjasama dengan  Glasses For Mission International (GFM) dari Amerika melakukan kegiatan ini dengan tujuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan mata dan pembagian kaca mata secara cuma-cuma bagi warga yang kurang mampu. Warga sangat antusias menanggapi kegiatan tersebut.
Pembuatan kacamata ini dilakukan secara manual. Menurut Ketua PMK Tery Susanto, hal ini menjadi suatu tantangan baru yang menarik bagi anggota UKM PMK, mengingat bahwa pembuatan kacamata tersebut dilakukan tanpa menggunakan mesin, para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini diajarkan bagaimana cara memanajemen waktu yang efektif antara pembuatan kacamata, pelayanan kepada masyarakat dan pebagian kacamatanya. Sebab yang dialayani dalam kegiatan ini lebih dari 120 orang, sehingga perlu manajemen waktu yang tepat. Koordinator GFM, Mr. Scot Love secara langsung melatih sekaligus mengawasi kegiatan tersebut sejak awal training sampai selesainya keseluruhan acara yang diadakan selama kurang lebih dua minggu.
Harapan dari Suwarno, S.Si, M.Kom selaku Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan, dengan diadakannya kegiatan tersebut diharapkan jalinan kerjasama antara UKM PMK Universitas AKI, dengan Glasses for Mission Internasional (GFM) dapat berlanjut, sehingga kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, tetapi berlanjut di kemudian hari dan menjadi kegiatan rutin yang akan dilaksanakan oleh Universitas AKI.