Universitas AKI

News and Events

29 November 2018 In News and Event

     Republik Indonesia Nomor 1061/KPT/I/2018 tanggal 27 November 2018. Surat Keputusan diserahkan oleh Sekretaris Pelaksana Lembaga Layanan Pendidikan Dikti (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Amsar kepada Rektor Dr Tri Purwani di kampus perguruan tinggi tersebut pada Senin (14/1/2019). Dihadiri oleh sivitas akademika, perwakilan dari beberapa sekolah dan mitra Universitas AKI.

      Dr. Tri Purwani menyampaikan bahwa dibukanya Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan merupakan respons atas kondisi saat ini. Kebutuhan dan peluang  karir di bidang multimedia telah berkembang pesat sejalan dengan semakin berkembangnya teknologi informasi. Di antaranya internet, komputer, kamera, gadget, maupun berbagai perangkat teknologi komunikasi lain. “Agar bisa menemukan peluang atau berkarir di bidang multimedia, kita harus mengubah peran. Dari yang sebelumnya hanya sebagai pelaku konsumtif menjadi produktif di bidang mulltmedia,“ terang Rektor. Dr Tri Purwani menegaskan, Universitas AKI telah siap menerima mahasiswa baru untuk program studi baru ini mulai tahun akademik 2019/2020. Sumber daya yang dibutuhkan telah tersedia, meliputi antara lain dosen, laboratorium multimedia, laboratorium komputer, laboratorium jaringan, dan laboratorium bahasa.

      Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan diselenggarakan oleh Fakultas Teknik dan Informatika. Dengan demikian, sampai saat ini Fakultas Teknik dan Informatika menyelenggarakan 4 program studi sarjana. Masing-masing Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Telekomunikasi serta Teknik Multimedia dan Jaringan.  Dalam paparannya, Rektor menjelaskan bahwa Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan mendalami tentang perangkat lunak yang berhubungan dengan teknologi, teknik multimedia, komputer grafis, animasi, dan jaringan komputer. Program studi ini menyiapkan tenaga ahli kompeten yang menguasai pengetahuan dan wawasan berbasis teknik multimedia dan jaringan yang berdaya saing tinggi dan berkemampuan wirausaha. Mengakhiri penjelasannya, Dr Tri Purwani mengatakanpeluang kerja lulusan Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan terbuka luas di berbagai bidang. Ada industri web design dan web content, industri game, industri periklanan, industri perfilman TV maupun layar lebar, industri e-commerce dan media massa serta wirausaha di bidang software multimedia.

      Dalam pengarahannya, Amsar menyampaikan bahwa telah terakreditasinya semua program studi di Universitas AKI dengan peringkat B menunjukkan komitmen dari badan penyelenggara dan pengelola untuk menyelenggarakan proses pembelajaran sesuai peraturan perundangan dan standar nasional pendidikan tinggi. Hal ini harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya,” tandas Amsar. (*)

Sumber : Tribun Jateng

 

14 November 2018 In News and Event

    Untuk lebih meningkatkan kualitas dan mendorong pengembangan pelaksanaan program bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia, Universitas AKI melakukan kerjasama dengan Dong Do University Vietnam. Dong Do University adalah lembaga pendidikan tinggi yang terletak di kota besar Hanoi.  Diakreditasi dan diakui secara resmi oleh Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, Vietnam. Penandatangan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Rektor Universitas AKI Dr. Tri Purwani, S.E., M.M.  dan Rektor Dong Do University Dr. Duong Van Hoa,di Kampus Dong Do University Vietnam, Rabu 14 November 2018.

    “Kerja sama dengan perguruan tinggi asing penting dalam rangka meningkatkan daya saing dan kapasitas akademik serta upaya peningkatan kualitas mahasiswa dan dosen. ,” kata Rektor Unaki Dr. Tri Purwani SE, MM. Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan, kreativitas, inovasi, mutu, dan relevansi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Sementara itu Dr. Duong Van Hoa berharap kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan akan membawa keuntungan dan kemajuan baik untuk mahasiswa dan tenaga pengajar baik dari Unaki maupun dari Dong Do University.

      Kerjasama yang dijalin antara lain program pertukaran dosen dan mahasiswa, pelatihan penelitian, melakukan penelitian bersama dan berbagi hasil penelitian, kursus gabungan dan program pendidikan, serta konferensi internasional bersama, seminar dan lokakarya. Program kerjasama ini sangat positif untuk memfasilitasi mahasiswa yang ingin mencari pengalaman dan bertukar pemikiran dengan komunitas akademik di luar Indonesia. Bagi tenaga pendidik program ini positif untuk  menambah wawasan dalam program pertukaran tenaga pendidik.